Tentang jurusan teknik material dan metalurgiJurusan teknik material

Tentang jurusan teknik material dan metalurgi

Jurusan teknik material dan metalurgi adalah salah satu jurusan yang langka di Indonesia. Meskipun jurusan langka, prospek kedepannya sangat menjanjikan. Pasalnya dalam jurusan ini nantinya akan dipelajari ilmu material. Seperti yang kita tahu bersama bahwa tiada barang atau properti di dunia ini yang tidak menggunakan material sebagai bahannya. Semua teknologi terkini, teknologi canggih, pabrik, dan alat kehidupan sehari-hari menggunakan material sebagai bahan dasarnya. Kita menggunakan HP, bahan dasarnya adalah material. Kita menggunakan gadget canggih misal i-Phone touchscreen bahan dasar LCDnya adalah proses dari rekayasa nanomaterial. Oleh karena itu, cakupan bidang material ini sangatlah luas. Jadi dapat disimpulkan jika prospek kerja jurusan ini dapat bergabung disemua lini job vacancy yang ada.

Sudah pasti jurusan teknik mempelajari rekayasa. Sehingga dapat dimengerti bersama jika Jurusan Teknik Material dan Metalurgi ini mempelajari tentang rekayasa material dan metalurgi. Rekayasa material ini adalah ujung dari semua perkembangan zaman. Coba kita sedikit menilik zaman zaman yang pernah ada di dunia. Zaman batu, zaman logam, zaman besi, zaman perunggu, dan zaman modern adalah zaman zaman yang ada di bumi. Mengapa manusia di era beradaban tersebut menamani dirinya zaman batu? karena bahan atau teknologi yang dipakai terbuat dari batu. Dapat dilihat dari peradaban zaman tersebut bahwa sebuah peradaban manusia tergantung pada material yang dipakai. Semakin canggih material yang dipakai maka semakin modern pula peradaban tersebut.

Membahas mengenai rekayasa material dan metalurgi. Rekayasa material dan metalurgi berpondasi pada ilmu material (Material Science). Adapun rekayasa material yang ada biasanya berfokus pada desain manufaktur berbagai jenis material (logam, plastik, keramik, komposit) untuk aplikasi tertentu. Bidang ini juga mempelajari teknik proses atau fabrikasi (pengecoran, pengerolan, pengelasan, pelapisan,dan lain-lain), teknik analisa (x-ray diffraction,kalorimetri, mikroskopi optik dan elektron, dan lain-lain), teknik pengendalian panas material dilakukan untuk merekayasa sifat material (sifat kekuatan, kekerasan, keuletan dari suatu material) dan metalografi material. Selain itu, tak kalah penting adalah teknik ekstraksi mineral untuk menjadi material setengah jadi (material hulu). Dan masih banyak lagi yang dipelajari dalam material, misalnya korosi dan analisa kegagalan material dan adcanced material, chemical process, forensic engineering and interpreneur.

Prospek Kerjanya

Bidang Industri Pertambangan misalnya :

  1. PT Total,
  2. PT Smelting Gresik
  3. PT. Freeport Indonesia
  4. PT. Aneka Tambang
  5. PT. Timah
  6. PT. Newmont Nusa Tenggara
  7. industri semen
  8. pengolahan mineral bahan keramik
  9. bahan refraktori

Bidang Industri Ekstraksi Dan Peleburan Logam misalnya :

  1. PT. Bukit Asam
  2. PT. INCO
  3. PT. Aneka Tambang
  4. PT. Timah
  5. PT. Inalum
  6. PT. Krakatau Steel
  7. industri pengolah emas-perak

Bidang Industri Manufaktur misalnya :

  1. Astra
  2. PT KAI
  3. Hyunday
  4. PT PAL
  5. PT PLN
  6. industri pengecoran logam
  7. industri otomotif
  8. pesawat terbang
  9. kereta api
  10. perkapalan
  11. industri pembuatan mesin
  12. Home industry

Bidang Industri Perminyakan Dan Gas misalnya :

  1. PT Badak
  2. Pupuk Kaltim
  3. Petrokimia Gresik
  4. corrosion engineers
  5. pipeline risk & assessment
  6. dan metallurgical failure analyst
  7. Pengelasan bawah laut (Pekerjaan yang paling menggiurkan di jurusan ini)

Bidang Lembaga Penelitian, Akademisi, dan Pemerintahan misalnya :

  1. Lipi
  2. Lapan
  3. Pemda

Dan Bidang Lain

  1. Marketing
  2. Banking
  3. Mikroelektronik
  4. Konsultan
  5. Bidang Kesehatan
  6. Bidang Pembangkit Energi Listrik

Cukup mengerti kan sekarang tentang jurusan ini? Hanya ada 4 lho di Indonesia yaitu ITS, ITB, UI, dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa Serang. Ayo masuk Teknik Material dan Metalurgi! Pokoknya bisa sukses kok. Apalagi Indonesia sekarang menerapkan 5 pilar pembangunan. Salah satunya di bidang material. Jadi masa depan Materials Engineering akan semakin cerah dengan kebijakan pemerintah ini.

Diambil dari berbagai sumberGambar

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s